Energipos.com/Indeks/Minyak

shadow

Chatib Basri Bilang Lonjakan Harga Minyak Bersifat Sementara

Namun, Menkeu Chatib Basri menilai lonjakan harga minyak itu tidak berdampak panjang. ‚ÄúSaya kira (kenaikan harga minyak) ini temporer. Jadi, kita lihat saja,‚ÄĚ kata Chatib Basri di Jakarta, kemarin. Pemerintah terus memantau perkembangan yang terjadi. Dede, begitu panggilan akrab Chatib Basri, mengungkapkan lonjakan harga minyak memang terbiasa terjadi sesuai dengan beragam faktor yang mempengaruhinya. Namun, rata-rata harga Indonesia Crude Price (ICP) tahun 2014 tetap sebesar 105 USD per barel sesuai APBN. Hingga 31 Mei 2014, Kementerian Keuangan mencatat realisasi harga ICP mencapai 106 dolar AS. Ini lebih tinggi dari asumsi makro dalam APBN-P 2014 sebesar 105 dolar AS per barel. Sisa waktu hingga Desember diharapkan ICP masih bisa turun. Di pasar dunia, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus menguat 80 sen di London menjadi 115,06 USD per barel. Ini merupakan posisi tertinggi sejak awal September. Di New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli naik 46 sen menjadi ditutup pada 106,43 dolar AS per barel. (ris/ant)

Baca Juga