Energipos.com/Indeks/Minyak

shadow

OPEC Ungkapkan Kenaikan Harga Minyak Disebabkan Spekulan

Jakarta - Brussel Kenaikan harga minyak mentah belakangan ini dinilai oleh OPEC bukan akibat tersendatnya pasokan. Namun lebih disebabkan ulah spekulan yang bermain pada perdagangan spekulatif. Organisasi negara pengekspor minyak mentah dunia ini juga mengungkapkan tidak ada kelangkaan pasokan minyak meski terjadi peningkatan kekerasan di Irak. Bahkan produksi minyak Irak dikatakan tidak terganggu. Tidak ada kekurangan pasokan minyak akibat krisis di Irak. Saat ini pasar mendapat pasokan yang sangat baik. Kenaikan harga di pasar adalah karena perdagangan spekulatif, ujar Abdullah El-Badri, Sekretaris Jenderal OPEC Abdullah El-Badri.

El-Badri mengungkapkan hal itu dalam kunjungan ke Brussel untuk pembicaraan dengan Komisioner Energi Eropa Guenther Oettinger. Dia kembali menegaskan kekerasan yang berlangsung di Irak tidak mempengaruhi produksi kawasan itu. Harga minyak dunia telah meningkat dari sekitar 109 USD per barel ke posisi tertinggi sembilan bulan lebih pada 114 USD. Meski demikian kalangan analis harga akan terus meroket jika produksi Irak berhenti. Kami siap untuk setiap situasi yang tak terlihat. Jika ada masalah di pasar kami siap untuk memecahkan masalah ini, kata El-Badri.

Dia kembali menegaskan bahwa kenaikan harga minyak bukan karena kekurangan pasokan tetapi karena spekulasi. Irak, menghadapi serangan besar kelompok militan yang mengancam untuk memecah negara itu. Produsen minyak OPEC terkemuka dengan produksi lebih dari tiga juta barel per hari (mbpd) dan lebih dari 11 persen dari seluruh cadangan minyak yang diketahui. Pada Mei, Irak memproduksi 3,37 juta barel per hari minyak mentah terutama dari ladang minyak di selatan bersama dengan lainnya di dekat utara kota Kirkuk. Produksi Irak berada di bawah Arab Saudi namun lebih besar dari Iran dan Kuwait.(ris/ant)

Baca Juga